SYAŢAḤAT KAUM SUFI (Sebuah Telaah Psikologis)

DZIKRULLAH ZULKARNAIN

Abstract


Penelitian ini menitikberatkan pada telaah atas ungkapan syaţaat kaum sufi. Ungkapan ini seakan-akan sufi memposisikan diri sebagai Tuhan. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan analisis isi sehingga diperoleh temuan sebagai berikut: seorang sufi mengalami keadaan syaţaat karena kuatnya emosi dan ekstase spiritual yang sangat bergejolak yang disebut wajd. Karena mengalami pengalaman penyatuan diri (itthād), sufi sampai pada keadaan mabuk (sakr), yang diikuti sinyal-sinyal ketuhanan dalam dirinya yang mengajak pada penyatuan diri sehingga dia memposisikan diri sebagai Tuhan; sampai pada hilangnya kesadaran diri sebagai manusia.

 

Kata kunci: syaţaat, ekstase, psikologi, kaum sufi.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.18784/smart.v1i1.232
Abstract - 306 PDF - 421

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 DZIKRULLAH ZULKARNAIN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.