SYAŢAḤAT KAUM SUFI (Sebuah Telaah Psikologis)
Abstract
Penelitian ini menitikberatkan pada telaah atas ungkapan syaţaḥat kaum sufi. Ungkapan ini seakan-akan sufi memposisikan diri sebagai Tuhan. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan analisis isi sehingga diperoleh temuan sebagai berikut: seorang sufi mengalami keadaan syaţaḥat karena kuatnya emosi dan ekstase spiritual yang sangat bergejolak yang disebut wajd. Karena mengalami pengalaman penyatuan diri (itthād), sufi sampai pada keadaan mabuk (sakr), yang diikuti sinyal-sinyal ketuhanan dalam dirinya yang mengajak pada penyatuan diri sehingga dia memposisikan diri sebagai Tuhan; sampai pada hilangnya kesadaran diri sebagai manusia.
Kata kunci: syaţaḥat, ekstase, psikologi, kaum sufi.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.18784/smart.v1i1.232
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2015 DZIKRULLAH ZULKARNAIN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






