MEMBONGKAR MITOS DUSUN GRIBIGAN SEBAGAI TEMPAT TERLARANG BAGI APARATUR NEGARA (Sebuah Tinjauan Antropologi Agama)

AM Wibowo

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menggambarkan sejarah asal usul mitos di Dusun Gribigan Desa Wedung Kecamatan Wedung Kabupaten Demak; (2) Mendeskripsikan alasan Tentara dan Aparat Pemerintah (PNS) dilarang atau merasa takut memasuki daerah tersebut; (3) Mengetahui usaha-usaha yang dilakukan untuk mematahkan mitos Gribigan. Penelitian ini berhasil menemukan 3 temuan berdasar metode fenomenoligi: (1) Asal mula mitos Gribigan yang didasarkan pada tiga versi yaitu; versi lurah Jamaludin, Mbah Salim dan Suwandi, serta versi Solikhul Hadi. Ketiga versi tersebut berujung sama yaitu Dusun Gribigan sebagai daerah yang ditakuti oleh aparat pemerintah karena mitologinya; (2) aparat pemerintah khususnya sebagian tentara, polisi, serta pegawai negeri lainnya merasa takut karena terdapat mitos bahwa mereka akan segera menemui kemalangan atau kematian setelah berkunjung ke dusun tersebut; (3) Usaha untuk mematahkan Mitos Gribigan adalah dengan mendekonstruksi ulang cerita mitos Gribigan yang dimulai pada zaman penjajahan Belanda hingga pasca kemerdekaan Indonesia.

Kata kunci: Mitos, Gribigan, daerah terlarang, PNS, Tentara


Full Text:

PDF

References


Bulfinch, Thomas. 2004. Bulfinch’s Mythology.

Whitefish: Kessinger.

Bascom, William. 1984. “The Forms of Folklore: Prose Narratives”, The Journal of American Folklore Vol. 78, No. 307 (Jan. - Mar., 1965), pp. 3-20 Published by: American Folklore Society Article Stable URL: http://www. jstor.org/stable/538099 (reading online).

Honko, Lauri. 1984. The Problem of Defining Myth. in Alan Dundes. Sacred Narrative: Readings in the Theory of Myth. Berkeley: University of California Press, hlm. 41–52.

Harsojo. 1988. Pengantar Antropologi. Bandung: Bina Cipta.

Junus, Umar. 1981. Mitos dan Komunikasi.

Jakarta: Sinar Harapan.

Koentjaraningrat. 1981. Beberapa Pokok-pokok

Antropologi Sosial. Jakarta: PT. Dian Rakyat.

Noviani, Nurlalili. 2014. Database Peta Keagamaan Kabupaten Demak. Semarang: Balai Litbang Agama Semarang.

Robertson, Roland. 1988. Agama: dalam Analisa dan Interpretasi Sosiologi. Ed: Penerjemah Achmad Fedyani Saifuddin. Edisi 1. Cetakan

Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Sikana, Mana. 2008. Teori Sastera Kontemporari.

Selangor: Pustaka Karya.

Soemardjan, Selo dan Soleman, Soemardi (ed).

Setangkai Bunga Sosiologi. Jakarta: Yayasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi UI.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan RD. Bandung: Alfa Beta.

Daftar Informan

Jamaludin Malik, November, 2014. Salim, November, 2014.

Suwandi, November, 2014. Solikhul hadi, November, 2014. Sulaiman, November, 2014.




DOI: https://doi.org/10.18784/smart.v1i2.253
Abstract - 470 PDF - 864

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 AM Wibowo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.